Semua artikel
Project Stories

Paragraph Membawa Menu dan Rencana Pertemuan ke Website

Website Paragraph Coffee & Eatery mempertemukan informasi menu, dua lokasi di Bandung, layanan venue, dan Coffee Stall dengan jalur reservasi yang sesuai.

Oleh ABPE Works · 3 menit baca

Partner
Paragraph Coffee & Eatery
Layanan ABPE
Landing Page Pro
Fokus
Menu, lokasi, venue, dan Coffee Stall
Bangunan dan area duduk luar Paragraph Coffee & Eatery
Paragraph Coffee & Eatery memperkenalkan pengalaman berkunjung melalui website utamanya.Foto: Paragraph Coffee & Eatery.

Paragraph Coffee & Eatery menyediakan beberapa alasan untuk datang. Pengunjung bisa menikmati kopi dan makanan, bertemu teman, atau membicarakan penggunaan tempat untuk sebuah acara. Melalui layanan Coffee Stall, pengalaman kopi Paragraph juga dapat dibawa ke lokasi kegiatan lain di Bandung.

Dengan dua lokasi di Cihapit dan Ciwastra, informasi yang dicari pengunjung cukup beragam. Dalam proyek Landing Page Pro ini, ABPE membangun prgph.id sebagai tempat mengenal Paragraph lebih jauh, serta go.prgph.id sebagai halaman ringkas untuk mengakses lokasi, mengirim permintaan, dan menghubungi tim.

Mengenal tempat sebelum berkunjung

Website utama membuka cerita melalui suasana Paragraph. Foto ruang dan area duduk memberi gambaran tempat yang akan dikunjungi. Warna hijau tua, latar krem, dan tipografi pada judul mengikuti karakter visual brand yang dekat dengan kegiatan berkumpul dan berbincang.

Pengunjung dapat melanjutkan ke halaman Menu untuk melihat pilihan minuman dan makanan. Halaman Locations menampilkan Cihapit dan Ciwastra secara terpisah, termasuk alamat serta akses menuju peta. Informasi ini membantu orang memilih lokasi sebelum mengatur waktu kedatangan bersama orang lain.

Ruang untuk acara dan layanan Coffee Stall

Kebutuhan menyelenggarakan acara mendapat halaman Venue tersendiri. Di dalamnya, Paragraph memperkenalkan penggunaan tempat untuk wedding, engagement, dan gathering. Foto, fasilitas, serta referensi paket menjadi bahan awal untuk membicarakan bentuk acara bersama tim Paragraph.

Coffee Stall dijelaskan di halaman yang berbeda karena layanannya berlangsung di lokasi acara pelanggan. Pengunjung dapat mengenali pilihan minuman, perlengkapan yang disediakan, dan kapasitas paket. Permintaan dapat dilanjutkan dengan menyampaikan tanggal, lokasi, dan perkiraan jumlah tamu agar tim memiliki konteks untuk menyiapkan penawaran.

Pemisahan kedua halaman tersebut membuat kebutuhan acara mudah ditemukan. Orang yang mencari tempat dapat menelusuri Venue, sementara penyelenggara yang sudah memiliki lokasi dapat membaca Coffee Stall. Detail paket dan ketersediaannya tetap dibicarakan bersama tim sebelum pemesanan dikonfirmasi.

Permintaan yang membawa konteks

Halaman Contact menyiapkan percakapan WhatsApp berdasarkan kebutuhan pengunjung. Formulir memuat topik, pilihan lokasi, tanggal, waktu, jumlah tamu, dan pesan. Informasi tersebut ikut dibawa ketika pengunjung melanjutkan percakapan, sehingga tujuan menghubungi Paragraph sudah tergambar sejak pesan pertama.

Di go.prgph.id, informasi disajikan lebih singkat. Pengunjung dapat memilih lokasi dan mengirim permintaan reservasi atau kolaborasi, lalu menggunakan kanal kontak yang tersedia untuk tindak lanjut. Reservasi mengikuti konfirmasi dari tim Paragraph setelah permintaan diterima.

Website yang mengikuti kebutuhan berkunjung

Website utama memberi ruang untuk melihat suasana dan membaca rincian layanan. Halaman go menempatkan akses yang sering dibutuhkan dalam satu halaman. Keduanya menghubungkan pengenalan brand dengan langkah praktis yang dapat dilakukan pengunjung, mulai dari membuka peta sampai membicarakan rencana acara.

Bagi ABPE, cerita proyek Paragraph terletak pada hubungan antarkebutuhan tersebut. Menu, lokasi, venue, dan Coffee Stall memiliki tempat masing-masing, lalu mengarah ke percakapan yang sesuai. Pengunjung dapat mengenal Paragraph melalui prgph.id atau menggunakan go.prgph.id untuk mengakses kebutuhan berikutnya.