Who You Are
Identitas, positioning, cerita, dan konteks membantu pengunjung memahami perusahaan yang sedang mereka lihat.
Calon klien, partner, kandidat, investor, atau stakeholder sering mencari informasi perusahaan sebelum menghubungi siapa pun di dalamnya.
Company profile membantu membentuk kesan awal itu. Bukan dengan memenuhi halaman dengan informasi, tetapi dengan memilih apa yang memang perlu diketahui dan menyusunnya dalam urutan yang jelas.
Sebelum melihat detail teknis, orang biasanya mencoba memahami empat hal sederhana. Siapa bisnis ini, apa yang dilakukan, kenapa bisa dipercaya, dan bagaimana menghubunginya.
Identitas, positioning, cerita, dan konteks membantu pengunjung memahami perusahaan yang sedang mereka lihat.
Produk dan layanan harus mudah ditemukan serta cukup jelas untuk memberi gambaran tentang apa yang dapat dikerjakan bersama bisnis tersebut.
Portfolio, pengalaman, partner, legalitas, pencapaian, atau informasi relevan lainnya membantu membangun rasa percaya.
Setelah seseorang memahami bisnisnya, langkah berikutnya harus jelas, baik melalui contact, inquiry, quotation, maupun kanal komunikasi lainnya.
Brand, positioning, background, nilai, dan konteks perusahaan menjadi fondasi sebelum orang melihat produk atau layanan yang ditawarkan.
Layanan tidak cukup hanya disebutkan. Struktur website harus membantu pengunjung memahami apa yang tersedia, untuk siapa, dan konteks penggunaannya.
Portfolio, pengalaman, partner, sertifikasi, legalitas, testimonial, atau bukti lain ditempatkan ketika informasi tersebut memang relevan.
Setelah bisnis berhasil dipahami, website perlu membuka jalur berikutnya melalui contact, inquiry, quotation, ataupun bentuk CTA lainnya.
Company profile biasanya memiliki lebih banyak ruang dibanding landing page. Konsistensi visual dan informasi menjaga seluruh halaman tetap terasa sebagai satu kesatuan.
Website tidak menggantikan kualitas bisnis. Tetapi website dapat membantu orang memahami kualitas tersebut lebih cepat sebelum pertemuan, presentasi, atau diskusi dimulai.
Jumlah halaman dan fitur akhir mengikuti kebutuhan perusahaan. Struktur dapat dibuat lebih sederhana atau dikembangkan sesuai informasi yang tersedia.
Kalau seseorang mencari bisnis lu hari ini, apakah website yang mereka temukan sudah menjelaskan bisnisnya dengan cukup baik?