Dari Website ke Membership, Menjaga Kedekatan dengan Pelanggan Paragraph
Berangkat dari keinginan agar pelanggan merasa diterima, Paragraph Cihapit mengembangkan program membership bersama ABPE.
- Klien
- Paragraph Cihapit
- Lingkup
- Website & membership
- Status membership
- Pengembangan selesai; siap dijalankan

Gagasan ini datang dari salah satu manajer Paragraph Cihapit. Ia ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan, membuat mereka merasa dikenal dan diterima setiap kali datang.
Keinginan tersebut kemudian menjadi dasar pengembangan program membership. ABPE membantu menerjemahkannya ke dalam sistem digital yang dapat dikelola oleh tim Paragraph dan digunakan oleh pelanggan.
Melanjutkan perjalanan dari website
Pekerjaan ABPE bersama Paragraph sebelumnya mencakup pengembangan website sebagai tempat untuk mengenal bisnis dan menemukan informasi sebelum berkunjung. Pengembangan membership melanjutkan perjalanan tersebut, dengan perhatian pada hubungan setelah pelanggan datang.
Dalam proses ini, kebutuhan tim Paragraph menjadi acuan. Program yang dirancang perlu memiliki alur yang jelas bagi pelanggan sekaligus mudah dijalankan dalam keseharian operasional.
Identitas anggota, pencatatan poin, dan pengelolaan reward menjadi bagian dari sistem yang dikembangkan. Keychain dengan QR menghubungkan benda yang dibawa pelanggan dengan informasi membership mereka.
Menghubungkan pengalaman pelanggan dan pekerjaan tim
Dari sisi pelanggan, halaman membership menyediakan identitas keanggotaan dan ringkasan poin. Dari sisi pengelola, tim Paragraph dapat mengakses data anggota, mengelola keychain, serta melihat aktivitas dan laporan program.
Kedua sisi ini dirancang untuk mendukung tujuan yang sama: membantu Paragraph menjalankan program hubungan pelanggan dengan pengelolaan yang lebih teratur.
Saat ini, pengembangan fitur telah selesai dan sistem siap dijalankan. Tahap berikutnya adalah membawa program tersebut ke penggunaan sehari-hari, melihat pengalaman pelanggan, serta mengevaluasi kebutuhan tim saat mengelolanya.
Ketertarikan yang datang dari luar Paragraph
Menjelang pelaksanaannya, program ini mendapat perhatian dari beberapa komunitas dan pelaku UMKM yang mengenal Paragraph. Mereka menyampaikan keinginan untuk mengadopsi fitur serupa bagi kebutuhan masing-masing.
Ketertarikan tersebut membuka percakapan baru bagi ABPE. Kebutuhan yang berawal dari satu tempat ternyata juga dirasakan oleh bisnis dan komunitas lain: bagaimana mengenali anggota, mengelola manfaat keanggotaan, dan menjaga hubungan secara berkelanjutan.
Penerapannya tentu perlu mengikuti cara kerja setiap organisasi. Program pelanggan sebuah kedai memiliki kebutuhan yang dapat berbeda dari keanggotaan komunitas. Pengembangan berikutnya perlu dimulai dengan memahami perbedaan tersebut.
Bagi Paragraph, perjalanan ini berangkat dari perhatian kepada orang-orang yang datang. Sistem membership kini telah disiapkan untuk membantu tim mewujudkan perhatian itu dalam sebuah program yang dapat dijalankan dan terus dikembangkan.







